Minggu, 29 Desember 2013

VISI MISI KIRAB


Setiap organisasi hendaknya mempuyai tujuan jelas untuk kemaslahatan. Komunitas Indonesia Raya Berdzikir (KIRAB) adalah salah satu organisasi yang lahir karena kepedulian anak bangsa terhadap keutuhan dan martabat negara yang semakin menurun. Banyaknya kasus korupsi yang dilakukan pejabat merupakan salah satu bukti bahwa kondisi bangsa tidak tertanam potensi kesadaran bertuhan. Pengawasan dan control lembaga hanya sebatas kemampuan manusia sehingga masih banyak yang merasa aman ketika tidak diketahui olah manusia. Kekurangrasa hadirnya Tuhan dalam hati juga tampak jelas diekspresikan oleh banyak kalangan muda dan pelajar sehingga banyak prilaku yang dihasilkanpun mencerminkan seolah bentukan orang “tidak beragama”. Sangat berbeda ketika seseorang dalam hidupnya betul-betul selalu merasa dalam pengawasan Tuhan, maka akan tetap terjaga meskipun tanpa diketahui orang lain atau lembaga pengawas.
KIRAB lahir dalam rangka menggiring bangsa pada jatidirinya sebagai insan bertuhan. Keluhuran bangsa yang memiliki landasan Panca Sila, maka sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi patokan utama agar pengamalannya menjadi benar. KIRAB menerapkan sila pertama bukan pada hafalan tapi pada pelaksanaan sehingga bangsa akan merasakan pondasi Negara yang kokoh karena dikelola oleh pribadi berketuhanan. Penerapan pemahaman pada sila pertama Panca Sila ini dengan menggunakan metode berdzikir.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, KIRAB memiliki Visi dan Misi sebagai berikut :
VISI
Mencetak insan berKetuhanan Yang Maha Esa untuk menghasilkan bangsa bermartabat dan tetap dalam kebersamaan NKRI serta mewujudkan kedamaian dunia.
MISI
Misi yang dimiliki oleh Komunitas Indonesia RayA Berdzikir adalah :
  1. Membangun kesadaran bangsa berKetuhanan Yang Maha Esa
  2. Membentuk insan berakhlakul karimah
  3. Melahirkan bangsa bermartabat dengan Menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
  4. Mengedepankan Negara yang mewujudkan kedamaian dunia